Postingan

 hayy.. kali ini aku mau cerita tentang pacar aku yang ga kunjung membaik di karenakan tingkah laku nya yang masih saja di kuasai oleh egonya, kali ini aku kalah kali ini aku harus mengalah lagi, dan terus memberi makan egonya, untuk kali ini aku belum bisa mundur aku belum bisa ikhlas untuk mundur tuhan.. Di seperjalanan aku kembali mencari , aku kembali menemukan sosok yang kembali mengembalikan senyumku, kembali mmbuatku percaya bahwa aku pantas untuk dibahagiakan, tapi sepertinya ini semuaa tidak akan berjalan lama, lalu sampai kapan aku harus melanjutkan pencarianku? apakah aku hanyaa terus berjalan di fase mencari ? apakah aku belum pantas bahagia tuhan ? tapi tuhann walaupun ini sementara aku bersyukur banget udah di takdirin buat bahagia, aku gatau lagi aku harus seperti apa tuhan, karena saat ini aku pun tidak mendapatkan kebahagiaan dari sosok pacar aku, dulu mungkin iya ? bisa di bilang dulu aku adalah orang yangg paling bahagia di muka bumi ini, lalu kenapa tuhan seirin...